KELOMPOK 3
1. Bagaimana cara pemerintah untuk pemerataan penduduk di kawasan asia tenggara seperti di Filipina agar tidak terjadi kepadatan penduduk di Negara tsb?
J: Cara pemerintah untuk pemerataan penduduk di kawasan asia tenggara yaitu dengan program transmigrasi dan kb. Seperti cara pemerintah Filipina menangani masalah kepadatan penduduknya, yang terhitung sama seperti cara Indonesia mengontrol kepadatan penduduknya. Di Filipina dikenal sebuah program yang hampir sama dengan system transmigrasi di Indonesia, yaitu suatu program yang dibuat untuk memindahkan penduduk dari suatu daerah yang padat penduduk (kota) ke daerah lain (desa). Selain itu, untuk menekan angka pertumbuhan penduduk, di Filipina, pemerintah disana juga mempropagandakan program kb, dimana program kb ini kita ketahui bersama sudah di koar-koarkan di dunia international untuk mengurangi jumlah penduduk bumi yang terhitung melampaui batas.
2. Apakah pelabuhan transito di asia tenggara hanya di Singapura saja? Jika ada Negara lain jelaskanlah!
J: Sebagaimana yang diketahui, pelabuhan transito adalah pelabuhan tempat barang perdagangan dikumpulkan dari daerah sekelilingnya untuk kemudian diekspor bersama-sama. Jika menilik dari pengertian ini, berarti setiap Negara tentunya memiliki pelabuhan transito di masing-masing Negara karena tak dapat dipungkiri setiap Negara pasti melakukan kegiatan ekspor-impor. Namun menurut survey pelabuhan transito terbesar didunia tahun 2010, Negara asean yang temasuk dalam 20 besar pelabuhan transito didunia yaitu negra Singapore diposisi ke 2 dan Malaysia di posisi ke 18.
3. Apa saja dampak negative Negara yang memiliki kepadatan penduduk terbanyak?
J: Dampak negatif dari besarnya jumlah penduduk di antara lain:
1. wilayah di Negara tsb semakin lama semakin sempit
2. kurang nya lapangan pekerjaan sehingga banyak orang yang menganggur
3. jalan semakin ramai dipenuhi dengan kendaran roda 2 maupun roda 4
4. menipisnya atmosfer karena pengaruhnya polusi yang semakin meningkat dan pengaruh dari rumah kaca
5. dll
4. Jelaskan factor-faktor yang menyebabkan Negara Singapura menjadi Negara industry paling maju di kawasan asean!
J: Keberhasilan ekonomi singapur sekarang ini tentu tidak bias lepas dari pengaruh besar presiden singapura, lee kuan yew. Beliaulah yang mempelopori singapura menjadi Negara ‘keajaiban ekonomi’ saat ini. Selain itu, factor penduduknya yang cerdas dengan pendidikan rata-rata yang tinggi dan rakyat yang pekerja keras membuat singapur menjadi Negara ekonomi berbasis industry yang maju. Singapur juga dikenal seb agai Negara yang sangat welcome dengan investor asing yang masuk, dengan kata lain pihak singapur tidak pernah mempersulit masuknya investor asing sehingga membuat banyak investor berdatangan ke singapura yang menjadikannya Negara industry yang besar. Adapun beberapa factor yang menyebabkan singapur menjadi Negara maju antara lain:
· Pendapatan per kapitanya tinggi
· tidak tergantung dengan hasil alam
· Pendidikan yang sangat maju
· penduduk yang tidak terlalu banyak, sehingga tercipta kesejahteraan
5. Mengapa kawasan asean merupakan salah-satu kawasan penghasil padi terbesar? Jelaskan!
J: Sebagaimana yang diketahui, hampir seluruh Negara asean kecuali singapur merupakan Negara berkembang berbasis agraris. Ini berarti, Negara-begara asean masih mempunyai banyak lahan, yang membuat sebagian masyarakatnya lebih suka bertani. Hal ini lah yang membuat Negara-negara asean menumpukan perekonomiannya pada pertanian, salah-satunya dengan menanam padi. Apalagi di asean terdapat Negara penghasil padi terbesar yang dijuluki Negara lumbung padi, yaitu Filipina.
KELOMPOK 1
1. Mengapa persebaran penduduk yang ada di asean tidak merata?
J: Sebagaimana yang diketahui, hampir seluruh Negara di asean merupakan Negara berkembang kecuali singapura. Salah satu masalah umum yang sering dihadapi Negara berkembang yaitu masalah ketidak merataannya penduduk. Hal ini disebabkan oleh cara pikir masyarakat Negara berkembang yang masih awam, dan selalu berpikir untuk mencari peruntungan di kota, padahal masih banyak lahan yang bias dimanfaatkan untuk mendapatkan peruntungan. Selain itu penduduk Indonesia banyak yang melakukan mobilitas karena bebrapa faktor seperti : faktor SDA di daerah asal & tujuan. Karena sebaran potensi SDA di Indonesia tidak merata. Sehingga menyebabkan terjadinya gejala pemusatan penduduk pada daerah yang kaya akan SDA, dan faktor lapangan pekerjaan. Jadi karena penduduk banyak yang melakukan mobilitas sehingga tempat hidup berpindah - pindah maka, persebaran penduduk tidak merata.
2. Mata pencaharian penduduk di kawasan asia tenggara sangat beragam. Namun, mengapa di tengah keaneka ragaman itu Indonesia masih saja menjadi Negara berkembang meski memiliki SDA yang kaya dan penduduk yang sangat banyak?
J: Mata pencaharian di kawasan asean memnag sangatlah beragam. Namun, di tengah keaneka ragaman itu Indonesia masih saja menjadi Negara berkembang meski memiliki SDA yang kaya dan penduduk yang sangat banyak karena penduduk Indonesia rata-rata tidak memiliki pendidikan yang cukup atau dengan kata lain Indonesia kekurangan SDM. Ketersediaannya SDA kaya tidak akan membuat suatu Negara menjadi makmur kalau tidak diimbangi dengan SDM yang memadai. Hal itu terjadi Karena, kekayaan alam yang seharusnya dikelola oleh masyarakat Negara itu sendiri malah dikelola oleh orang luar, karena masyarakat tidak mampu mengelolanya sendiri. Hal ini menjadikan masyarakat kekurangan lapangan kerja, dan membuat perekonomian Indonesia menjadi sangat sulit untuk bertumbuh, dan menyababkan Indonesia sampai sekarang masih menjadi Negara berkembang.
3. Mengapa pelabuhan di singapura menjadi salah satu pelabuhan transito yang ramai di dunia?
J: Singapura merupakan pelabuhan transit teramai di Asia, karena letak Singapura sangat strategis. Singapura terletak pada posisi silang jalur lalu lintas pelayaran dari negara-negara di Asia Barat, Asia Timur, Eropa, Amerika, Afrika dan Australia. Selain itu Singapura memiliki ekonomi pasar yang sangat maju, yang secara historis berputar di sekitar perdagangan entrepĂ´t. Bersama Hong Kong, Korea Selatan dan Taiwan, Singapura adalah satu dari Empat Macan Asia. Bank Dunia menempatkan Singapura pada peringkat hub logistik teratas dunia. Ekonomi Singapura termasuk di antara sepuluh negara paling terbuka, kompetitif dan inovatif di dunia.
4. Seperti yang kita ketahui, jumlah penduduk Indonesia adalah 220,5. Jika dibandingkan dengan Negara asean yang lain Indonesia yang paling banyak. Mengapa demikian?
J: Indonesia memiliki jumlah penduduk yang banyak dikarenakan pertumbuhan penduduk Indonesia yang sangat tinggi. Faktor utama penyebab pertumbuhan penduduk yang sangat tinggi antara lain:
· Peningkatan angka kelahiran
· Umur panjang
· Penurunan angka kematian
· Kurangnya pendidikan
· Pengaruh budaya
· Imigrasi dan Emigrasi
· Dll.
5. Negara apa di kawasan asia tenggara yang merupakan penghasil kelapa sawit terbesar dan bagaimana system pertanian yang dilakukannya sehingga menjadi Negara penghasil kelapa sawit terbesar?
J: Negara penghasil kelapa sawit nomor satu di asean bahkan didunia adalah Indonesia, dengan Malaysia yang mengikuti di peringkat kedua. Lalu, bagaimana system pertanian yang dilakukan sehingga menjadi Negara penghasil kelapa sawit terbesar? Umumnya pertanian kelapa sawit di Indonesia dilakukan melalui system hutan tanaman industry. Sebenarnya untuk teknik pertaniannya sendiri sama saja dengan teknik pertanian kelapa sawit pada umumnya. Hanya saja, perkebunan kelapa sawit di Indonesia terlalu di dewa-dewakan, karena dianggap sebagai penyumbang penting kas Negara. Oleh karena itu, ekspansi untuk lahan pertanian kelapa sawit di Indonesia dibuka lebar-lebar. 85% dari Kelapa Sawit dunia dihasilkan di perkebunan-perkebunan di Indonesia dan Malaysia. Menurut rencana-rencana pemerintah daerah, Indonesia sendiri merencanakan perluasan perkebunan sebesar 20 juta hektar sebelum tahun 2020. Industri Kelapa Sawit menyatakan bahwa perluasan perkebunan sangat penting bagi pembangunan ekonomi dan metode-metode yang digunakan ramah lingkungan sekaligus bermanfaat bagi masyarakat setempat. Namun dalam perkebunan monokultur besar hanya sedikit yang bertahan. Penggundulan hutan dan pengeringan rawa gambut untuk produksi kelapa sawit telah menjadikan Indonesia sebagai penghasil gas rumah kaca tertinggi ketiga setelah Amerika Serikat dan China. Setengah dari hilangnya habitat orangutan dalam dekade terakhir juga dikaitkan dengan perluasan perkebunan kelapa sawit. Keluarga-keluarga yang sebelumnya mandiri, yang mampu memenuhi kebutuhan mereka sendiri dari hutan di sekitar mereka, mengeluh karena ditipu untuk menyerahkan tanah mereka dengan iming-iming pekerjaan dan kemajuan. Namun sebaliknya, mereka akhirnya terlilit hutang dan bekerja dengan upah rendah, sedangkan karunia hutan hujan diganti dengan perkebunan kelapa sawit yang monokultur. -
Note: Ini adalah tugas diskusi kelompok saya. Ini bukan murni pikiran saya dan teman-teman saya sendiri, karna beberapa ada yang saya ambil dari situs-situs yang ada di google. Semoga bermanfaat!